Apa Itu Penalaran, Proposisi dan Term ?


Apa Itu Penalaran ?

Pernalaran adalah suatu proses berpikir untuk menghubung-hubungkan data fakta yang ada sehingga sampai pada suatu simpulan. Data atau fakta yang akan dinalar dan boleh benar ataupun boleh tidak benar.

Disinilah letaknya kerja pernalaran. Orang akan menerima data dan fakta yang benar dan tentu saja akan menolak fakta yang belum jelas kebenarannya. Data yang dapat dipergunakan dalam pernalaran untuk mencapai suatu simpulan ini harus berbentuk kalimat pernyataan. 

Pernalaran Deduktif

Pernalaran deduktif bertolak dari sebuah konklusi atau simpulan yang didapat dari satu atau lebih pernyataan yang lebih umum. Simpulan yang diperoleh tidak mungkin lebih umum daripada proposisi tempat menarik simpulan itu.

Proposisi tempat menarik simpulan itu disebut PREMIS. Penarikan simpulan (konklusi) secara deduktif dapat dilakukan secara langsung dan dapat pula dilakukan secara tak langsung.

Pernalaran Induktif

Pernalaran induktif adalah pernalaran yang bertolak dari pernyataan-pernyataan yang khusus dan menghasilkan simpulan yang umum .
Beberapa bentuk pernalaran induktif adalah sebagai berikut :

Penalaran Induktif Generalisasi

Proses pernalaran yang mengandalkan beberapa pernyataan yang mempunyai sifat tertentu untuk mendapatkan simpulan yang bersifat umum .
Contoh :

Jika dipanskan, besi memuai

Jika dipanaskan, tembaga memua

Jika dipanskan, emas memuai

Jadi, jika dipanaskan , logam memuai

Penalaran Analogi

Analogi adalah cara penarikan pernalaran secara membandingkan dua hal yang mempunyai sifat yang sama.
Contoh:
Nina adalah lulusan akademi a
Nina dapat menjalankan tugas nya dengan baik
Ali adalah lulusan akademi A
Oleh sebab itu, ali dapat menjalankan tugas nya dengan baik

Tujuan pernalaran secara analogi adalah sebagai berikut :

1). Analogi dilakukan untuk meramalkan kesamaan

2). Analogi digunakan untuk menyingkapkan kekeliuran

3). Analogi digunakan untuk menyusun klasifikasi

Hubungan kausal dengan Penalaran

Hubungan kausal adalah pernalaran yang diperoleh dari gelaja-gejala yang saling berhubungan . misalnya tombol ditekan , akibatnya bel berbunyi . dalam kehidupan sehari-hari hubungan kausal ini sangat sering kita temukan .
Contoh:
Hujan turun dan jalan-jalan menjadi becek ,
Dia terkena penyakit kanker dan meninggal dunia.
Dalam kaitan nya dengan hubungan kausal ini , tiga hubungan antarmasalah , yaitu sebagai berikut :
A). Sebab-akibat
B).Akibat-sebab
C).Akibat-akibat

Proposisi dan Term

Penalaran, Proposisi dan Term

 

Apa Itu Term ?

Term adalah kata atau kelompok kata yang dapat dijadikan subjek atau predikat dalam sebuah kalimat proposisi.
Contohnya :
Semua tebu manis
Semua tebu adalah termmanis
Manis adalah term
Dalam kata Bumi adalah Planet, kata Bumi dan Planet adalah term.

Apa yang di maksud dengan Proposisi ?


Proposisi adalah pernyataan tentang hubungan yang terdapat diantara subyek dan predikat. Dengan kata lain, proposisi adalah pernyataan yang lengkap dalam bentuk subjek-predikat atau term- term yang membentuk kalimat.

Kalimat berikut ini bukan Proposisi :

A.) Bangsa burungkah ayam?
B.) Mudah-mudahan indonesia menjadi negara makmur
C.) Berdirilah kamu dipinggir pantaiKalima-kalimat diatas dapat diubah menjadi proposisi sebagai berikut :
A.) Ayam adalah burung
B.) Indonesia menjadi negara makmur
C.) Kamu berdiri dipinggir pantaiDari uraian diatas dapat dikatakan bahwa proposisi itu harus berdiri atas subjek dan predikat yang masing-masing dapat diwujudkan dalam kelompoknya sehngga dapat dilihat hubungan kelompok subjek dan kelompok predikat.

Jenis-jenis proposisi

Proposisi dapat dipandang  dari empat kriteria , yaitu berdasarkan  bentuknya, berdasarkan sifatnya, berdasarkan kualitasnya, dan berdasarkan kuantitasnya. Berdasarkan bentuknya proposisi dapat dibagi atas proposisi tunggal dan proposisi majemuk, proposisi tunggal hanya mengandung satu pernyataan :

contoh :
semua petani harus bekerja keras
Setiap pemuda adalah calon pemimpin
Proposisi majemuk ini sebenarnya terdiri atas dua proposisi , yaitu semua petani harus bekerja keras Dan semua petani harus hemat.

Berdasarkan sifatnya , proposisi dapat dibagi atas proposisi kategorial dan proposisi kondisional . dalam proposisi kategorial , hubungan antara subjek dam predikat terjadi dengan tanpa syarat.
Contoh :
semua bemo beroda tiga
Sebagian binatang tidak berekor

Dalam proposisi kondisional hubungan antara subjek dan predikat terjadi dengan suatu syarat tertentu.
Contoh :
jika air tidak ada, manusia akan kehausan .
Berdasarkan kualitasnya , proposisi dapat dibag i menjadi proposisi positif (afirmatif) dan proposisi negatif.

Contoh proposisi positif :
semua dokter adalah orang pintar
Sebagian manusia adalah bersifat sosial

Contoh proposisi negatif :
Semua harimau bukanlah singa
Sebagian orang jompo tidaklah pelupa

Berdasarkan kuantitasnya , proposisi dapat dibagi menjadi proposisi universal (umum) dan proposisi khusus . pada proposisi  universal (umur) predikat proposisi membenarkan atau menginginkan seluruh subjeknya .
Contoh :
Semua dokter adalah orang pintar
Tidak serang dokter pun adalah orang yang takpintar
Semua gajah bukanlah kera
Tidak seekor gajah pun adalah kera

Kata-kata yang dapat membantu menciptakan proposisi universal ini ialah :
A.) Universal afirmatif : semua, setiap, tiap, masing-masing , apapun
B.) Universal negatif : tidak satu pun , takseorang pun

Pada proposisi khusus , predikat proposisi hanya membenarkan atau menginginkan sebagian subjeknya.
Contoh:
Sebagian mahasiswa gemar olahraga
Tidak semua mahasiswa pandai bernyanyi
Sebagian pulau jawa adalah jawa barat
Tidak semua pulau jawa adalah jawa barat

Bentuk-bentuk proposisi

1.) Proposisi umum-positif; - disebut proposisi A
Proposisi yang predikatnya membenarkan keseluruhan subjek.
Contoh :
a). Semua mahasiswa adalah lulusan SMTA
b). Semua karya ilmiah mempunyai daftar pustaka

2.) Proposisi umum-negatif; - disebut proposisi E
Proposisi yang predikatnya mengingkari keseluruhan subjek
Contoh :
a). Tidak seorang mahasiswa pun lulus SMTP
b). Tidak seekor gajah pun berekor enam
3.) Proposisi khusus-positif; - disebut proposisi I
Proposisi yang predikatnya membenarkan sebagian subjek
Contoh :
a). Sebagian mahasiswa adalah anak pejabat
b). Sebagian perguruan tinggi dikelola oleh yayasan
4.) Proposisi khusus-negatif – disebut proposisi O
Proposisi yang predikatnya mengingkari sebagian subjek.
Contoh :
a). Sebagian mahasiswa tidak mempunyai mobil
b). Sebagian perguruan tinggi tidak dikelola oleh yayasan

Subscribe to receive free email updates: