Pengertian koperasi, karakteristik koperasi,prinsip-prinsip koperasi, pembagian dan jenis koperasi

Pengertian koperasi, karakteristik koperasi,prinsip-prinsip koperasi, pembagian dan jenis koperasi

 
Sumber foto : uangteman.com


Pengertian koperasi

a)      Secara umum
Koperasi  adalah perkumpulan orang yang secara sukarela mempersatukan diri untuk memperjuangkan peningkatan kesejahteraan ekonomi mereka melalui pembentukan sebuah badan usaha yang dikelola secara demokratis.
b)     PSAK No.27 Tahun 2004
Koperasi adalah badan usaha yang mengorganisasi pemanfaatan dan pendayagunaan sumber daya ekonomi para anggotanya atas dasar prinsip-prinsip koperasi  dan kaidah usaha ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup anggota pada khususnya dan masyarakat daerah kerja pada umumnya. Dengan demikian, koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat dan sokoguru perekonomian nasional.
c)      UU No.25 Tahun 1992
Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hokum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi  sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

Karakteristik koperasi 

Koperasi memiliki karakteristik sebagai berikut.

  • Merupakan suatu badan usaha yang dibenarkan mencari keuntungan seperti pada badan usaha lainnya tetapi tidak menjadikannya sebagai tujuan utama. 
  • Beranggotakan orang seorang mengandung maksud bahwa anggota koperasi terdiri dari kumpulan modal. 
  • Beranggotakan badan hokum koperasi, artinya koperasi yang sudah berdiri dan berbadan hokum dapat membentuk koperasi dengan tingkatan yang lebih besar/luas. 
  • Kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi, artinya dalam menjalankan aktivitasnya berpedoman pada prinsip koperasi seperti yang dijelaskan pada UU Nomor 25 Tahun 1992 pasal 5. 
  • Gerakan ekonomi rakyat banyak dan merupakan sokoguru dalam ekonomi kerakyatan. 
  • Asas kekeluargaan, berarti koperasi mengedepankan setia kawan dan kesadaran berpribadi, sekaligus bertujuan untuk menyejahterakan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.  

Prinsip-prinsip koperasi 

Menurut UU No. 25 Tahun 1992, dalam melaksanakan kegiatannya koperasi berdasarkan prinsip-prinsip koperasi. Prinsip-prinsip koperasi adalah pedoman atau acuan yang menjiwai dan mendasari setiap gerak dan langkah usaha koperasi sebagai organisasi ekonomi masyarakat.
a)     Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
b)     Pengelolaan dilakukan secara demokratis
c)    Pembagian SHU dilakukan secara adi, sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota.
d)     Pemberian balas jasa yang terbatas pada modal.
e)      Kemandirian
f)       Melaksanakan pendidikan koperasi.
g)      Melakukan kerja sama antarkoperasi. 

Pembagian dan jenis koperasi 
Pembagian koperasi menurut pemusatan sesuai dengan tingkat daerah administrasi pemerintah adalah sebagai berikut. 
a)      Koperasi primer
Koperasi primer adalah unit koperasi terkecil yang beranggotakan paling sedikit 20 orang, daerah kerjanya meliputi satu lingkungan pekerjaan, satu kelurahan, atau satu desa.
b)     Pusat koperasi
Pusat koperasi sekurang-kurangnya beranggotakan lima koperasi primer yang berbadan hokum dan wilayah kerjanya satu daerah tingkat II ( kabupaten ).
c)      Gabungan koperasi
Gabungan koperasi terdiri dari paling sedikit tiga pusat koperasi yang berbadan hokum dan wilayah kerjanya satu daerah tingkat I ( provinsi ).
d)     Induk koperasi
Induk koperasi terdiri dari paling sedikit tiga gabungan koperasi yang berbadan hokum dan wilayah kerjanya seluruh Indonesia.

Perangkat organisasi koperasi
Berdasarkan Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 pasal 21, perangkat organisasi koperasi terdiri dari rapat anggota, pengurus, dan pengawas.
a.      Rapat anggota
Rapat anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi yang bertugas menentukan dan memutuskan kebijakan-kebijakan umum dalam organisasi dan manajemen koperasi. Beberapa keputusan penting yang biasanya ditetapkan melalui rapat anggota antara lain sebagai berikut.
1)      Menetapkan anggaran dasar
2)   Menetapkan kebijakan uumum dibidang organisasi, manajemen, dan usaha koperasi
3)     Pemilihan, pengangkatan, serta pemberhentian pengurus dan pengawas
4)  Menetapkan rencana kerja dan rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi
5)  Pengesahan laporan keuangan, pengesahan pertanggungjawaban pengurus dalam pelaksanaan tugasnya
6)      Pembagian sisa hasil usaha
7)      Penggabungan, peleburan, pembagian, dan pembubaran koperasi
b.      Pengurus
Pengurus merupakan pelaksana kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan dalam rapat anggota koperasi. Pengurus dipilih dari dan oleh anggota dalam rapat anggota untuk masa jabatan paling lama lima tahun. Pengurus koperasi ini memiliki tugas antara laib sebagai berikut.
1)      Mengelola koperasi dan usahanya
2)      Mengajukan rencana kerja
3)      Menyelenggarakan rapat anggota
4)      Mengajukan laporan keuangan
5)      Menyelenggarakan pembukuan keuangan dan inventarisasi secara tertib
6)      Memelihara daftar buku anggota pengurus
c.       Pengawas
Pengawas juga dipilih oleh anggota koperasi dalam rapat anggota, sehingga juga bertanggung jawab kepada rapat anggota. Tugas dari pengawas adalah sebagai berikut.
1)   Melakukan pengawasan terhadap pelaksanakan kebijaksanaan dan pengelolaan koperasi
2)    Membuat laporan tertulis tentang hasil pengawasannya
Sumber : LKS kelas XI semester 2

Subscribe to receive free email updates: