Kumpulan Soal-Soal Kewarganegaraan

Kumpulan Soal-Soal Kewarganegaraan



1.      Sebutkan dua contoh hak asasi manusia dalam bidang politik
Jawab :
a.       Hak Asasi Politik tentang kebebasan ikut serta dalam kegiatan pemerintahan
b.      Hak Asasi Politik dalam mendirikan partai politik
c.       Hak Asasi Politik dalam membuat organisasi-organisasi pada bidang politik 
d.      Hak Asasi Politik dalam memberikan usulan-usulan atau pendapat yang berupa usulan petisi.
2.      Difinisikan pengertian pertahanan Negara
Jawab :
Pertahanan negara disebut juga pertahanan nasional adalah segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah sebuah negara dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.
3.      Difinisikan arti legal equality right
Jawab :
Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hokum dan pemerintahan
4.      Apakah system pertahanan keamanan Negara Indonesia
Jawab :
UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 juga memberikann gambaran bahwa strategi pertahanan dan keamanan Negara untuk mengatasi berbagai macam ancaman militer dilaksanakan dengan menggunakan system pertahanan dan keamanan rakyat semesta ( Sishankamrata ). System pertahanan dan keamanan rakyat semesta pada hakikatnya merupakan segala upaya menjaga pertahanan dan keamanan Negara yang seluruh rakyat dan segenap sumber daya nasional, sarana dan prasarana nasional, serta seluruh wilayah negara sebagai satu kesatuan pertahanan yang utuuh dan menyeluruh.
5.      Sebutkan contoh perbuatan yang bertentangan HAM dalam kehidupan bernegara
Jawb :
a.       Pembunuhan
b.      Pemerkosaan
c.       kekerasan
6.      Bagaimana sifat pertahanan Negara
Jawab :
System prtahanan dan keamanan yang bersifat semesta merupakan pilihan yang paling tepat bagi pertahanan Indonesia yang diselenggarakan dengan keyakinan pada kekuatan sendiri serta berdasarkan atas hak dan kewajiban warga Negara dalam usaha pertahanan Negara. Meskipun Indonesia telah mencapai tingkat kemajuan yang cukup tinggi nantinya, model tersebut tetap menjadi pilihan strategis untuk dikembangkan, dengan menempatkan warga Negara sebagai subjek pertahanan Negara sesuai dengan perannya masing-masing.
7.      Sebutkan bentuk ancaman yang datang dari dalam dan luar negeri
Jawab :
a.       Ancaman di dalam negeri
Contohnya adalah pemeberontakan dan subversi yang berasal atau terbentuk dari masyarakat indonesia.
Ancaman dari dalam negeri yaitu dapat berupa organisasi masyarakat yang tidak menginginkan/tidak setuju dengan kebijakan pemerintah atau ingin berpisah dari NKRI.Contoh : Gerakan Aceh Merdeka(GAM), Repoeblik Maloekoe Selatan (RMS) dan akhir-akhir ini yang sering dibicarakan di media adalah Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

b.      .Ancama dari luar negeri
Contohnya adalah infiltrasi, subversi dan intervensi dari kekuatan kolonialisme dan imperialisme serta invasi dari darat, Udara dan laut oleh musuh dari luar negri.

8.      Sebutkan komponen utama dalam pertahanan dan keamanan negara!
Jawab :
Komponen utama : "Komponen utama" adalah Tentara Nasional Indonesia , yang siap digunakan untuk melaksanakan tugas pertahanan.
9.      Berikan contoh bentuk-bentuk belanegara!
Jawab :
a.       pendidikan pancasila dan kewarganegaraan.
b.      pelatihan kemiliteran secara wajib.
c.       pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela atau secara wajib
d.      pengabdian sesuai profesi
10.  Sebutkan komponen utama dalam pertahanan dan keamanan!
Jawab :
Komponen utama : "Komponen utama" adalah Tentara Nasional Indonesia , yang siap digunakan untuk melaksanakan tugas pertahanan.
11.  Sebutkan ciri ciri budaya parokial
Jawab:
Frekuensi oriental terhadap sistem sebagai objek umum, objek objek input,objek obek output ,dan pribadi sebagai partisipan aktif mendekati nol.
a.       Tidak terdapat peran-peran politik yang khusus dalam masyarakat.
b.      Orientasi parokial menyatakan alpanya harapan-harapan terhadap perubahan yang komparatif yang diinidiasikan oleh sistem politik
c.       Kaum parokial tidak mengharapkan apapun dari sistem politik
d.      Parokialisme murni berlangsung dalam sistem tadisional yang lebih sederhana ketika spesialisasi polotik berada pada jenjang sangat minim
e.       Parokialisme dalam sistem politik yang diferensistif lebih bersifat afektif dan normatif dari pada kognitif.
12.  Sebutkan dasar hokum pemisahan TNI dan POLRI
Jawab :
Substansi pokok yang tercermin dalam Tap MPR RI No.VI dan No.VII tahun 2000 adalah sebagai berikut :
a.       TNI sebagai alat negara yang berperan sebagai alat Pertahanan NKRI dan Polri sebagai alat negara yang berperan memelihara Kamtibmas, menegakkan hukum, dan sebagai pelindung,pengayom dan pelayan masyarakat.
b.      TNI yang membantu peran Polri dalam tugas Keamanan berdasarkan permintaan yang diatur oleh Undang-Undang dan Polri yang dalam keadaan darurat memberikan bantuan kepada TNI sesuai dengan ketentuan Undang-Undang.
c.       Kedudukan TNI yang tunduk pada Peradilan Militer dan kedudukan Polri yang tunduk pada Peradilan Umum.
d.      Peran TNI dan Polri yang tidak memiliki hak memilih dan dipilih.
13.  Bagaimana sifat pertahanan Negara Republik Indonesia
Jawab :
a.       Mandiri
Ketahanan nasional bersifat percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri dengan keuletan dan ketangguhan dengan tidak mudah meyerah dan tetap menjaga nilai-nilai identitas, integritas dan kepribadian bangsa. Kemandirian juga berarti mempunyai kemampuan dalam tindakan dan berfikir yang lebih dewasa dan dapat bertanggung jawab dalam setiap tindakannya. Kemandirian merupakan prasyarat untuk menjalin kerjasama dengan negara lain untuk memperoleh hal yang saling menguntungkan dalam perkembangan global.
b.      Dinamis
Ketahanan nasional tidak bersifat tetap melainkan dinamis atau dapat meningkat ataupun dapat menurun tergantung dengan situasi dan kondisi bangsa dan negara serta kondisi lingkungan strategisnya yang sedang terjadi.
c.       Wibawa
Keberhasilan dalam sistem ketahanan nasional Indonesia yang ulet, kuat dan tangguh secara berlanjut, berkesinambungan serta seimbang akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan bangsa yang dapat menjadi perhatian dari pihak lain. Makin tinggi dan kuatnya ketahanan nasional Indonesia maka makin tinggi pula kewibawaan nasional yang berarti makin tinggi pula pandangan mengenai bangsa dan negara Indonesia dimata dunia serta makin berkemampuan dalam menangkal dan menghindari dampak negative dari lingkunangan srategis luar negeri yang dimiliki oleh bangsa dan negara Indonesia.
d.      Konsultasi dan kerjasama
Konsep ketahanan nasioanal tidak mengutamakan sikap konfrontasi dan antagonis, tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik semata hanya untuk mencari keuntungan sendiri, tetapi lebih pada sikap konsultatif dan kerjasama serta saling menghargai, menghormati dan mengandalkan pada kekuatan moral dan kepribadian bangsa.

14.  Sebutkan contoh cara menangkal ancaman di bidang okonomi
Jawab :
Sistem ekonomi kerakyatan merupakan senjata ampuh untuk melumpuhkan ancaman di bidang ekonomi dan memperkuat kemandirian bangsa kita dalam semua hal. Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu kiranya segera diwujudkan hal-hal di bawah ini:
Sistem ekonomi dikembangkan untuk memperkuat produksi domestik untuk  pasar dalam negeri, sehingga memperkuat perekonomian rakyat.
a.       Pertanian dijadikan prioritas utama, karena mayoritas penduduk Indonesia bermatapencaharian sebagai petani. Industri-industri haruslah menggunakan bahan baku dari dalam negeri, sehingga tidak tergantung impor dari luar negeri.
b.      Diadakan perekonomian yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Artinya segala sesuatu yang menguasai hajat hidup orang banyak, haruslah bersifat murah dan terjangkau.
c.       Tidak bergantung pada badan-badan multilateral seperti pada IMF, Bank
Dunia dan WTO.
d.      Mempererat  kerjasama dengan sesama negara berkembang untuk bersama sama
mengahadapi kepentingan negara-negara maju.


15.  Sebutkan alasan yang selalu dikedepankan dalam globalisasi
Jawab :


dalam globalisasi terjadi kecemasan informasi yang selalu dikedepankan, karena informasi berjalan dengan cepat dan menyebar  begitu luas  tanpa terlebih dahulu dipilah. Dengan demikian informasi yang masuk belum semuanya disaring.
16.  Sebutkan bentuk bentuk bela Negara
Jawab :
a.       Pengabdian sebagai prajurit TNI secara suka rela atau wajib
b.      Pengabdian sesuai profesi
c.       Pendidikan kewarganeraan
d.      Pelatihan dasar kemiliteran
17.  Terangkan pengertian laut territorial
Jawab :
Wilayah kedaulatan suatu negara pantai selain wilayah daratan dan perairan pedalamannya; sedangkan bagi suatu negara kepulauan seperti Indonesia, Jepang, dan Filipina, laut teritorial meliputi pula suatu jalur laut yang berbatasan dengannya perairan kepulauannya dinamakan perairan internal termasuk dalam laut teritorial pengertian kedaulatan ini meliputi ruang udara di atas laut teritorial serta dasar laut dan tanah di bawahnya dan, kedaulatan atas laut teritorial dilaksanakan dengan menurut ketentuan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (United Nations Convention on the Law of the Sea)  lebar sabuk perairan pesisir ini dapat diperpanjang paling banyak dua belas mil laut (22,224 km) dari garis dasar (baseline-sea)
18.  Sebutkan ciri-ciri Negara kesatuan
Jawab :
a.       Hanya terdapat masing-masing satu undang-undang dasar, kepala negara, dewan perwakilan rakyat, dan dewan menteri.
b.      Kedaulatan negara meliputi kedaulatan ke dalam dan kedaulatan ke luar yang ditandatangani oleh pemerintah pusat.
c.       Hanya memiliki satu kebijakan mengenai masalah ekonomi, sosial, politik, ekonomi, budaya, pertahanan, dan keamanan.

19.  Terangkan pengertian asas sentralisasi
Jawab :
Pengaturan  kewenangan dari pemerintah daerah kepada pemerintah pusat untuk mengurusi urusan rumah tangganya sendiri berdasarkan prakarsa dan aspirasi dari rakyatnya dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia
20.  Bagaimana kehidupan kenegaraan pada masa Konstitusi RIS
Jawab :


selama berlakunya Konstitusi  RIS 1949, UUD 1945 tetap berlaku tetapi hanya untuk Negara bagian Republik Indonesia. Wilayah Negara bagian itu meliputi Jawa dan Sumatera dengan ibu kota di Yogyakarta. System pemerintahan yang digunakan pada masa berlakunya Konstitusi RIS adalah system parlementer. Hal itu sebagaimana diatur dalam pasal 118 ayat 1 dan 2 Konstitusi RIS. Pada ayat (1) ditegaskan bahwa “Presiden tidak dapat diganggu-gugat”. Artinya, presiden tidak dapat dimintai pertanggungjawaban atas tugas-tugas pemerintahan. Sebab, presiden adalah kepala Negara, tetapi bukan kepala pemerintahan.  
21.  Sebutkan perbedaan Negara federal dengan Negara kesatuan
Jawab :
Perbedaan Negara Kesatuan dan Federal

Negara Kesatuan
Negara Federal
Tidak ada perjanjian antar daerah jika SDM/SDA dilibatkan
Ada perjanjian antar daerah jika SDM/SDA dilibatkan
Setiap daerah tidak diakui sebagai negara berdaulat
Setiap daerah diakui sebagai negara berdaulat dan sejajar
Setiap daerah memiliki perda (dibawah UU)
Setiap daerah mempunyai UUD derah yang tidak bertentangan dengan UUD negara (hukum tersendiri)
Sentralisasi
Desentralisasi
Perjanjian dengan pihak asing/luar negeri harus melalui pusat
Perjanjian dengan pihak asing/luar negeri harus melalui pusat
Perda terikat dengan UU
UUD daerah tidak terikat dengan UU negara
Perda dicabut pemerintah pusat
Perda dicabut DPR dan DPD setiap daerah
Pengeluaran APBN dan APBD dihitung perbandingan
Pengeluaran APBN dan APBD dihitung pembagian
Masalah daerah merupakan tanggung jawab bersama
Masalah daerah merupakan tanggung jawab pemda
Keputusan pemda diatur pemerintah pusat
Keputusan pemda tidak ada hubungan dengan pemerintah pusat
Hanya Presiden berwenang mengatur hukum
Presiden berwenang mengatur hukum untuk negara sedangkan kepala daerah untuk daerah
Hanya hari libur nasional diakui
Hari libur nasional terdiri dari pusat dan daerah
Hanya bahasa nasional diakui
Beberapa bahasa selain nasional diakui setiap daerah
Beberapa bahasa selain nasional diakui setiap daerah
DPRD (provinsi) punya hak veto terhadap UU negara yang disahkan DPR
Daerah diatur pemerintah pusat
Daerah harus mandiri
3 kekuasaan daerah tidak diakui
3 kekuasaan daerah diakui
APBN dan APBD tergabung
APBD untuk setiap daerah dan APBN hanya untuk negara
Bisa interversi dari kebijakan pusat
Tidak bisa interversi dari kebijakan pusat


22.  Bagaimana sifat penerapan system politik pada Negara
Jawab :
Sifat sistem politik
Sistem politik mempunyai sifat yang universal, yaitu :
a.       Proses, yaitu pola yang dibuat manusia dalam mengatur hubungan antara satu dengan yang lainnya
b.      Input, dalam proses politik disebut juga pembuatan keputusan yang terdiri dari demand dan support yang meliputi sosialisai politik, menyatakan kepentingan dll.
c.       Output,yaitu hasil yang diperoleh setelah lembaga-lembaga pembuat keputusan mengolah input melaui proses politik. Terdiri dari reward dan deprivations yang melibatkan : melaui pembuatan keputuan, penerapan peraturan dan pengawasan perturan

23.  Apa pentingnya komunikasi politik bagi suatu Negara
Jawab :
Fungsi komunikasi poitk dapat ditinjau dari dua aspek, yaitu:
a.       Aspek Totalitas
Fungsi komunikasi politik dalam aspek totalitas adalah mewujudkan suatu kondisi negara yang stabil dengan terhindar dari faktor-faktor negatif yang mengganggu keutuhan nasional.
Artinya bahwa negara berkewajiban menyampaikan komunikasi politik kepada masyarakat secara terbuka (transparan) serta menyeluruh (komprehensif) serta menghilangkan hambatan (barier) komunikasi antara negara dengan masyarakat sehingga tercipta hubungan yang harmonis diantara keduanya.
b.      Aspek Hubungan Suprastruktur dan Infrastruktur Politik
Fungsi komunikasi politik dalam hubungan suprastruktur dan infrastruktur politik adalah sebagai jembatan penghubung antara kedua suasana tersebut dalam totalitas nasional yang bersifat independen dalam berlangsungnya suatu sistem pada ruang lingkup negara.
Artinya bahwa pemerintah berkewajiban menyampaikan (artikulasi) semua kebijakan dan keputusan politik kepada masyarakat dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Aspek yang dimaksud adalah aspek ideologi, ekonomi, sosial politik, hukum, dan hankam serta aspek lain yng berhubungan dengan sikap dan perilaku politik Indonesia kepada pihak internasional (luar negeri).
24.  Sebutkan tipe-tipe budaya politik
Jawab :       
a.       Budaya politik parokial
b.      Budaya Politik Kaula
c.       Budaya Politik Partisipan
25.  Sebutkan masalah-masalah dalam budaya politik
Jawab :
Budaya politik meliputi masalah legitimasi, pengaturan kekuasaan, proses pembuatan kebijakan pemerintah, kegiatan partai-partai politik, perilaku aparat negara, serta gejolak masyarakat terhadap kekuasaan yang memerintah.
26.  Difinisikan teori budaya politik menurut Gabrial Almond dan Sidney Vera
Jawab :
Menurut Gabriel A. Almond dan Sidney Verba budaya politik adalah sikap orientasi warga negara terhadap sistem politik dan aneka ragam bagiannya, serta sikap terhadap peranan warga negara di dalam sistem itu.

27.  Bagaimana peran pemilu dalam Negara demokrasi
Jawab:
a.       ditandai bahwa setiap warga negara berhak ikut aktif dalam setiap proses pengambilan keputusan kenegaraan
b.       Didalam negara demokrasi, pemilihan umum merupakan salah satu unsur yang sangat vital, karena salah satu parameter mengukur demokratis tidaknya suatu negara adalah dari bagaimana perjalanan pemilihan umum yang dilaksanakan oleh negara tersebut


28.  Sebutkan kegiatan kegiatan dalam system politik
Jawab :
a.       Kampanye
b.      Demo
c.       pemilu
29.  Sebutkan fungsi budaya politik
Jawab:
a.       budaya politik sangat dalam peranannya dalam bidang pembangunan suatu Negara
b.      budaya politik dari masyarakat yang partisipan merupakan salah satu hal yang penting
c.       budaya politik bisa memberikan arti, mampu memprediksikan serta membentuk proses politik
30.  Sebutkan  jenis-jenis perilaku politik
Jawab :
a.       Radikal
b.      Liberal
c.       Moderat
d.      Status quo
e.       Reaksioner
f.       Konservatif
31.  Terangkan pengertian budaya politik partisipan
Jawaban :
Budaya politik partisipan yaitu budaya politik yang ditandai dengan kesadaran politik yang sangat tinggi
32.  Sebutkan contoh bentuk partisipasi politik warga Negara
Jawab :
a.       Bidang ideology : mewujudkan cita-cita dan nilai dari ideology kita yaitu pancasila seperti ikut bergotong royong menghapuskan egoisme bertakwa pada agamanya dengan meningkatkan iman.
b.      Bidang politik : ikut dalam pemilu
c.       Bidang ekonomi : menciptakan lapangan pekerjaan di negeri sendiri
33.  Apa esensi politik menurut pendekatan tradisional
Jawab :
Negara menjadi focus utama dalam pendekatan ini dengan menonjolkan segi konstitusional dan yuridis. Biasanya bahasan dalam pendekatan ini menyangkut sifat Undang-Undang Dasar serta kedaulatan, kedudukan dan kekuasaan lembaga-lembaga kenegaraan formal, badan yudikatif, badan eksekutif, dll. Karena itulah pendekatan ini sering juga disebut sebagai pendekatan institusional atau pendekatan legal-institusional.
Pendekatan tradisonal cenderung kurang menyoroti organisasi-organisasi yang tidak formal, seperti kelompok kepentingan dan media massa. Bahasannya lebih bersifat deskriptif daripada anlitis dan banyak memakai ulasan sejarah.

34.  Terangkan pengertian budaya politik parochial dan budaya politik kaula
Jawab :
·         Budaya politik parochial yaitu budaya yang tingkat partisipasi politiknya sangat rendah.
·         Budaya politik kaula yaitu budaya politik yang masyarakat yang bersangkutan sudah relative maju baik social maupun ekonominya tetapi masih bersifat pasif
35.  Sebutkan sarana mensosialisasikan politik
Jawab :
a.       Keluarga
b.      Teman pergaulan
c.       Lembaga pendidikan formal ( sekolah )
d.      Media massa
e.       Pemerintah
f.       Partai politik
g.      Masyarakat
36.  Terangkan pengertrian paham politik oportunisme
Jawab :
Paham politik oportunisme adalah suatu aliran pemikiran yang menghendaki pemakaian kesempatan mengutungkan dengan sebaik-baiknya demi diri sendiri atau kelompok suatu tujuan tertentu.
37.  Sebutkan cara mencegah terjadinya pelanggaran hak warga Negara
Jawab :
a.       Meneegakkan supremasi hokum dan demokrasi
b.      Pelaksanaan otonomi daerah sesuai dengan UU
c.       Meningkatkan pelayanan public
d.      Badan-badan penegak hokum tidak boleh diskriminatif
e.       Adanya control dari masyarakat
38.  Sebutkan bentuk bentuk ancaman dalam memperkuat integritas nasional
Jawab :
a.       Berdasarkan bentuk ancaman
·         Ancaman fisik, yaitu segala bentuk ancaman yang dapat mnegganggu ketahanan nasional suatu negara yang dilakukan dengan tindakan secara fisik. Ancaman fisik atau militer adakah ancaman yang menggunakan senjata yang dapat membahayakan kedaulatan negara, jeutuhan wilayag, dan keselamatan bangsa dan negara. ancaman militer dapat berasal dari luar negeri

Berikut ini ancaman yang berasal dari luar negeri
a.         Agresi, yaitu serangan bersenjata dari negara lain terhadap negara RI
b.      pelanggaran wilayah oleh negara lain dengan kapal atau pesawat nonkomersial
c.       spionase atau mata mata dari negaralain yang berusaha mengetahui rahasia militer negara RI
d.      sabotase yang merusak jaringan militer atau objek penting nasional yang membahayakan keselamatan bangsa
e.        aksi teror dari jaringan internasional  
adapun ancaman fisik atau militer yang berasal dari dalam negeri sebagai berikut
a.       Pemberontakan bersenjata
b.      perang saudara antar kelompok masyarakat 
c.       aksi teror dalam negeri
d.      sabotase dari dalam negeri yang merusak jaringan militer dan negara
·         Ancaman Ideologis atau non fisik. yaitu segala bentuk ancaman yang dapat mengganggu ketahanan nasional suatu negara yang dilakukan dalam tataran pemikiran,
berikut ini jenis jenis ancaman non fisik atau ideologis

a.       Dibidang Ideologi,
ancaman terhadap ideologi negara Pancasiladapat muncul akibat munculnya paham dari luar negeri
b.      Dibidang ekonomi
adanya pasar bebas membuat barang barang dari luar negeri bebas dipasarkan didalam negeri. akibatnya ekonomi Indonesia bisa dikuasai negara lain bila produk Indonesia kalah saing.
c.       Dibidang sosial budaya
dengan kemajuan teknologi dan informasi, maka budaya luar negeri mudah masuk ke Indonesia. kita sebagai warga negara harus waspada. sebab selain memberi dampak positif,pengaruh budaya asing dapat membawa dampak negatif yang dapat merusak moral bangsa.
d.      Dibidang pertahanan dan keamanan
ancaman non militer dapat berupa kejahatan internasional, seperti imigran gelap, penyeludupan narkoba, bajak laut, pencurian kekayaan alam Indonesia

39.  Sebutkan perbedaan daerah otonom dan Negara bagian
Jawab :
Daerah swantantra atau daerah otonom adalah daerah di dalam suatu negara yang memiliki kekuasaan otonom, atau kebebasan dari pemerintah di luar daerah tersebut
negara bagian : negara yang memiliki konstitusi federal memiliki subentitas.

arti konstitusi federal : membentuk atau menyatukan negara-negara bagian dan setiap negara bagian memiliki otonomi khusus untuk menjalankan pemerintahannya sebagai negara, yang menekankan pada pentingnya desentrasilisasi kekuatan dalam bentuk yang demokratis sebagai bentuk komunikasi langsung antara pemerintah dengan warga negaranya, yakni warga negara federal
40.  Sebutkan ciri-ciri budaya politik partisipan dan ciri perilaku politik oportunis
Jawab :
Ciri budaya partisipan
a.       Budaya politik ditandai dengan kesadaran politik yang sangat tinggi
b.      Adanya harmonisasi hubungan warga Negara dengan pemerintah
c.       Warga Negara mempercayai perlunya keterlibatan dalam politik
d.      Warga Negara berperan sebagai individu yang aktif atau dalam masyarakat
Ciri politik oportunitis


a.       Egois
b.      Mementingkan diri sendiri dan tidak memedulikan orang lain
c.       Idealism
d.      Memiliki keyakinan yang tinggi (optimis)
 

Subscribe to receive free email updates: