Contoh Makalah Mengulas Film "Assalamualaikum Beijing"

Selamat siang sobat? Berhubung saya dan kawan-kawan lainnya mendapatkan tugas akhir semester untuk mengulas sebuah film, maka pada kesempatan kali ini saya akan memposting makalah tentang mengulas film "Assalamualaikum Beijing" mulai dari tahap orientasi, tafsiran, evaluasi, dan terakhir adalah rangkuman. Langsung saja disimak ya!.

Contoh Makalah Mengulas Film "Assalamualaikum Beijing"

Sumber foto: catatan-tri.blogspot.com


  Kata Pengantar


Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang mana telah memberikan kami semua kekuatan serta kelancaran dalam menyelesaikan makalah ulasan film “Assalamualikum Beijing”, dapat selesai  seperti waktu yang telah kami rencanakan. Tersusunnya makalah ini tentunya tidak lepas dari berbagai pihak yang telah memberikan bantuan secara materil dan spiritual, baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada :
  1. Ibu Maulidya Oktavio Utami  guru pembimbing  mata pelajaran Bahasa Indonesia 
  2.  Orang tua yang telah memberikan dukungan dan bantuan kepada kami sehingga makalah ini dapat terselesaikan
  3.  Teman-teman yang telah membantu dan memberikan dorongan semangat agar makalah ini dapat di selesaikan
Selain untuk menambah wawasan dan pengetahuan kami, makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia. Makalah ini membahas tentang ulasan film “Assalamualaikum Beijing”. Tak ada gading yang tak retak kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan, dan penulisan. Maka kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak.
Semoga makalah tentang ulasan film “Assalamualaikum Beijing” dapat  bermanfaat bagi kami dan para pembaca.







Jepara, 21 Mei 2015
                                                                                                                                   Penyusun




Daftar isi
Prakata............................................................................................................................... 1
Daftar isi............................................................................................................................ 2
Bab I.................................................................................................................................. 3
Pendahuluan...................................................................................................................... 3
1.1 Latar belakang............................................................................................................. 3
1.2 Rumusan masalah........................................................................................................ 3
1.3 Tujuan penulisan.......................................................................................................... 3
Bab II................................................................................................................................ 4
Pembahasan....................................................................................................................... 4
2.1 Landasan teori............................................................................................................. 4
2.2 Ulasan film “Assalamualaikum Beijing”..................................................................... 4
2.3 Struktur film “Assalamualaikum Beijing” .................................................................. 6
Bab III............................................................................................................................... 9
Penutup.............................................................................................................................. 9
3.1 Kesimpulan.................................................................................................................. 9
3.2 Saran............................................................................................................................ 9
Daftar Pustaka................................................................................................................. 11

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
            Dengan seiringnya perkembangan zaman digital, sekarang banyak dari pelajar yang suka bermain game dan menghabiskan sebagian waktunya untuk bermain handphone. Padahal pelajar seharusnya belajar dengan berbagai cara, mulai dari membaca, menulis, menghitung, menganalisis, dan sebagainya. Akan tetapi sekarang banyak dari pelajar yang tidak suka dengan membaca. Karena mereka menganggap bahwa membaca itu adalah hal yang paling membosankan. Hal itu berkebalikan dengan manfaatnya, dengan membaca kita bisa mendapatkan banyak informasi yang bermanfaat. Bahkan kita dapat mengetahui dunia dengan membaca. Dengan membaca kita dapat mengetahui apa yang kita belum ketahui sebelumnya, dan sebelum ada terbesit dibenak kita. Maka dari itu, semoga dengan adanya makalah ini bisa menumbuhkan semangat membaca bagi para pelajar. Karena dengan menonton film “Assalamualaikum Beijing” memberikan kita pengetahuan tentang indahnya menghargai antar umat beragama, dan cinta yang tidak memandang kesempurnaan fisik seseorang.
1.2  RUMUSAN MASALAH

a. Bagaimanakah ulasan film "Assalamualaikum Beijing"?
b. Bagaimanakah struktur teks film "Assalamualaikum Beijing"?
1.3  TUJUAN PENULISAN
a. Untuk mengetahui ulasan film "Assalamualaikum Beijing"? 
b. Untuk mengetahui struktur teks film "Assalamualaikum Beijing"? 


BAB II
PEMBAHASAN
2.1 LANDASAN TEORI
            Teks ulasan yaitu teks yang berisi ulasan atau penilaian terhadap suatu karya (drama atau film). Teks ulasan mempunyai struktur teks yang terdiri atas orientasi, tafsiran, evaluasi, dan rangkuman. Orientasi berisi pengenalan tentang gambaran umum mengenai sebuah karya (film dan drama) yang akan diulas. Gambaran umum ini menyiapkan “latar belakang” bagi pembaca mengenai apa yang akan diulas. Tafsiran berisi gambaran detail mengenai sebuah karya (film dan drama) yang diulas. Evaluasi berisi pandangan dari pengulas mengenai hasil karya yang diulas. Pada bagian ini penulis akan menyebutkan bagian yang bernilai (kelebihan) atau bagian yang kurang bernilai (kekurangan) dari suatu karya (film dan drama). Rangkuman berisi kesimpulan dari ulasan terhadap suatu karya (film dan drama). Bagian ini juga memuat komentar penulis apakah hasil karya tersebut bernilai atau tidak untuk ditontonkan.
2.2 ULASAN FILM “ASSALAMUALAIKUM BEIJING”

Cinta Dua Insan yang Berbeda Agama dan Negara
Judul film        : Assalamualaikum Beijing
Sutradara         : Guntur Soeharjanto
Produser          : Yoen K, Ody Mulya Hidayat
Penulis             : Alim Sudio
Pemeran          : Revalina S. Temat,  Morgan Oey, Laudya Cynthia Bella, Deddy Mahendra  Desta, Jajang C. Noer, Cynthia Ramlan
Produksi          : Maxima Pictures, 2014
Durasi              : 90 menit

Assalamualaikum Beijing adalah sebuah film yang disutradai Guntur Soeharjanto, dengan gaya traveling Anda akan dimanjakan dengan berbagai tempat wisata khas Beijing dan Tiongkok yang indah. Anda seperti diajak untuk merasakan serunya mengunjungi tempat wisata di sana. Yang tak kalah menarik adalah begitu rapinya tata kota Beijing, mulai dari gedung, tempat umum, hingga transportasinya.
Dibalik keindahan itu ada kerukunan masyarakat dan agama. Meskipun ada banyak agama, akan tetapi masyarakat hidup dengan rukun, dan damai. Terlebih agama islam yang merupakan agama minoritas di dalam kehidupan masyarakat Beijing. Walaupun sebagai agama minoritas, masyarakat tetap menghargai agama islam. Mereka menganggap bahwa agam islam sebagai agama murni.
Film yang dirilis pada tahun 2014 lalu ini kental nuansa film “99 Cahaya di Langit Eropa” (2013), terutama saat bagian Asmara menjalani kehidupan barunya di Beijing. Sepertinya, Guntur Soeharjanto memang sengaja kembali memberikan sentuhan film sukses tersebut pada “Assalamualaikum Beijing”. Mulai dari gaya narasi hingga gaya traveling dengan membawa kamera yang sangat identik dengan film “99 Cahaya di Langit Eropa”.
Dikisahkan, sehari sebelum pernikahan dilangsungkan, Asmara (Revalina S. Temat) mendapatkan kenyataan pahit bahwa kekasihnya, Dewa (Ibnu Jamil) yang ternyata sempat berselingkuh dengan teman sekantornya Anita (Cynthia Ramlan). Walaupun Dewa memohon agar pernikahan tetap dilanjutkan, Asma terlanjur patah hati. Terlebih, hubungan sekali yang dilakukan ternyata membuahkan janin.
Dengan membawa kesedihan, Asma pun menerima tawaran pekerjaan di Beijing, peluang yang didapatkan lewat bantuan sahabatnya Sekar dan Ridwan suaminya Sekar. 
Sementara itu, dalam perjalanannya di Beijing, Asma bertemu dan berkenalan dengan Zhongwen, lelaki tampan yang memperkenalkannya akan legenda cinta Ashima, putri cantik dari Yunan, dan sebaliknya Asma juga memperkenalkan agama Islam kepada Zhongwen. Setelah Asma pulang ke Indonesia, Zhongwen akhirnya menjadi seorang mualaf. Kebaikan dan perhatian Zhongwen, membuat Asma perlahan membuka hati. Sayang, sebelum hubungan berlanjut, Asma terkena APS (Antiphospolipid antibody syndrome) yaitu gangguan pada system pembekuan darah yang dapat menyebabkan thrombosis pada arteri dan vena serta dapat menyebabkan gangguan pada kehamilan. Sindrom  yang membuat nyawanya terancam dan bisa menemui kematian setiap waktu. Namun Asma bisa melewati penyakitnya itu, akan tetapi ia kehilangan suaranya selamanya. Tetapi itu tidak membuat Zhongwen putus arah. Ia tetap akan menikahi Asma walaupun keadaanya sudah tidak sama lagi. Setelah Asma sembuh, akhirnya mereka berdua menikah dan kembali ke Beijing dan hidup bahagia bersama.
Perjuangan seorang wanita yang menderita sakit serius dan divonis tidak bisa hidup lama lagi. Akan tetapi dengan semangat dan keteguhan  hatinya ia bisa sembuh dari penyakitnya. Dan menunjukkan bahwa ternyata ada yang namanya penyakit APS (Antiphospolipid antibody syndrome). Sehingga kita mendapatkan  pengetahuan baru.
Meski  memiliki cerita yang cukup serius dan melankolis, namun adanya Deddy Mahendra Desta dengan humornya membuat emosi yang ada di film “Assalamualaikum Beijing” ini menjadi dinamis. Namun ada cerita yang seharusnya ada dalam unsur film tersebut yaitu ketika sekar membahas mengenai pengharapannya agar Zhongwen menjadi mualaf, Ridwan mengatakan bahwa tidak semudah itu. Karena pasti nantinya terjadi pertentangan dalam keluarga. Di sini seharusnya menggambarkan bagaimana perjuangan Zhongwen untuk meraih hidayah, dan menjadi seorang mualaf.
Film yang diadaptasi dari novel Assalamualaikum Beijing karya Asma Nadia ini merupakan film akhir tahun dan sekaligus juga film menyambut awal tahun 2015 yang manis. Cocok diputar  untuk merayakan pergantian tahun.
2.3 STRUKTUR TEKS FILM “ASSALAMUALAIKUM BEIJING”
Struktur teks film “Assalamualaikum Beijing”  terdiri atas orientasi, tafsiran, evaluasi, dan rangkuman. Orientasi berisi pengenalan tentang gambaran umum film “Assalamualikum Beijing”.

a.       Orientasi
Cinta Dua Insan yang Berbeda Agama dan Negara
Judul film        : Assalamualaikum Beijing
Sutradara         : Guntur Soeharjanto
Produser          : Yoen K, Ody Mulya Hidayat
Penulis             : Alim Sudio
Pemeran          : Revalina S. Temat,  Morgan Oey, Laudya Cynthia Bella, Deddy Mahendra  Desta, Jajang C. Noer, Cynthia Ramlan
Produksi          : Maxima Pictures, 2014
Durasi              : 90 menit

Assalamualaikum Beijing adalah sebuah film yang disutradai Guntur Soeharjanto, dengan gaya traveling Anda akan dimanjakan dengan berbagai tempat wisata khas Beijing dan Tiongkok yang indah. Anda seperti diajak untuk merasakan serunya mengunjungi tempat wisata di sana. Yang tak kalah menarik adalah begitu rapinya tata kota Beijing, mulai dari gedung, tempat umum, hingga transportasinya.
Dibalik keindahan itu ada kerukunan masyarakat dan agama. Meskipun ada banyak agama, akan tetapi masyarakat hidup dengan rukun, dan damai. Terlebih agama islam yang merupakan agama minoritas di dalam kehidupan masyarakat Beijing. Walaupun sebagai agama minoritas, masyarakat tetap menghargai agama islam. Mereka menganggap bahwa agam islam sebagai agama murni.

Tafsiran pada film “Assalamualaikum Beijing” berisi gambaran detail film.

b.      Tafsiran
Dikisahkan, sehari sebelum pernikahan dilangsungkan, Asmara (Revalina S. Temat) mendapatkan kenyataan pahit bahwa kekasihnya, Dewa (Ibnu Jamil) yang ternyata sempat berselingkuh dengan teman sekantornya Anita (Cynthia Ramlan). Walaupun Dewa memohon agar pernikahan tetap dilanjutkan, Asma terlanjur patah hati. Terlebih, hubungan sekali yang dilakukan ternyata membuahkan janin.
Dengan membawa kesedihan, Asma pun menerima tawaran pekerjaan di Beijing, peluang yang didapatkan lewat bantuan sahabatnya Sekar dan Ridwan suaminya Sekar. 
Sementara itu, dalam perjalanannya di Beijing, Asma bertemu dan berkenalan dengan Zhongwen, lelaki tampan yang memperkenalkannya akan legenda cinta Ashima, putri cantik dari Yunan, dan sebaliknya Asma juga memperkenalkan agama Islam kepada Zhongwen. Setelah Asma pulang ke Indonesia, Zhongwen akhirnya menjadi seorang mualaf. Kebaikan dan perhatian Zhongwen, membuat Asma perlahan membuka hati. Sayang, sebelum hubungan berlanjut, Asma terkena APS (Antiphospolipid antibody syndrome) yaitu gangguan pada system pembekuan darah yang dapat menyebabkan thrombosis pada arteri dan vena serta dapat menyebabkan gangguan pada kehamilan. Sindrom  yang membuat nyawanya terancam dan bisa menemui kematian setiap waktu. Namun Asma bisa melewati penyakitnya itu, akan tetapi ia kehilangan suaranya selamanya. Tetapi itu tidak membuat Zhongwen putus arah. Ia tetap akan menikahi Asma walaupun keadaanya sudah tidak sama lagi. Setelah Asma sembuh, akhirnya mereka berdua menikah dan kembali ke Beijing dan hidup bahagia bersama.

Evaluasi pada film “Assalamualaikum Beijing” berisi pandangan dari pengulas. Pada bagian ini penulis akan menyebutkan bagian yang bernilai (kelebihan) atau bagian yang kurang bernilai (kekurangan) dari film “Assalamualaikum Beijing”.
c.       Evaluasi
Perjuangan seorang wanita yang menderita sakit serius dan divonis tidak bisa hidup lama lagi. Akan tetapi dengan semangat dan keteguhan  hatinya ia bisa sembuh dari penyakitnya. Dan menunjukkan bahwa ternyata ada yang namanya penyakit APS (Antiphospolipid antibody syndrome). Sehingga kita mendapatkan  pengetahuan baru.
Meski  memiliki cerita yang cukup serius dan melankolis, namun adanya Deddy Mahendra Desta dengan humornya membuat emosi yang ada di film “Assalamualaikum Beijing” ini menjadi dinamis. Namun ada cerita yang seharusnya ada dalam unsur film tersebut yaitu ketika sekar membahas mengenai pengharapannya agar Zhongwen menjadi mualaf, Ridwan mengatakan bahwa tidak semudah itu. Karena pasti nantinya terjadi pertentangan dalam keluarga. Di sini seharusnya menggambarkan bagaimana perjuangan Zhongwen untuk meraih hidayah, dan menjadi seorang mualaf.

Rangkuman pada film “Assalamualaikum Beijing” berisi kesimpulan dari ulasan terhadap film. Bagian ini juga memuat komentar penulis apakah hasil karya tersebut bernilai atau tidak untuk ditontonkan.

d.      Rangkuman
Film yang diadaptasi dari novel Assalamualaikum Beijing karya Asma Nadia ini merupakan film akhir tahun dan sekaligus juga film menyambut awal tahun 2015 yang manis. Cocok diputar  untuk merayakan pergantian tahun.

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dari pembahasan di atas , kami dapat menyimpulkan struktur dari film “Assalamualaikum Beijing” sebagai berikut.
  a.Orientasi
     Film “Assalamualaikum Beijing” yang disutradai Guntur Soeharjanto bercerita  tentang salah satu agama yang ada di Beijing, diantaranya agama Islam yang dihargai oleh masyarakat agama-agam non Islam yang ada di kota tersebut.
b.Tafsiran
    Sehari sebelum pernikahan, Asma mendapatkan kenyataan pahit kekasihnya Dewa telah berselingkuh dengan teman sekantornya yang bernama Anita, dan ia sedang hamil. Untuk melupakan masalah yang sedang menimpanya Asma menerima tawaran bekerja di Beijing, selama di Beijing Asma bertemu dan berkenalan dengan Zhongwen , dengan kebaikan dan perhatian Zhongwen membuat Asma membuka hati. Sayang sebelum hubungannya berlanjut, Asma terkena APS. Namun Asma bisa melewatinya, akan tetapi ia kehilangan suaranya. Setelah Asma sembuh dari penyakitnya, akhirnya mereka menikah dankembali ke Beijing dan hidup bahagia.
c.Evaluasi
    Dari film “Assalamualaikum Beijing”, kita memperoleh pengetahuan baru tentang sebuah penyakit pembekuan darah yang disebut APS. Selain itu kita juga terhibur dengan humornya Ridwan. Sayangnya ada satu cerita yang tidak ada dalam film tersebut, tentang perjuangan Zhongwen menjadi seorang mualaf.
d.Rangkuman
    Film yang diadaptasi dari sebuah novel karya Asma Nadia cocok diputar untu merayakan malam pergantian tahun.

3.2 Saran
Dari film “ Assalamualaikum Beijing” yang dominan dengan tempat-tempat wisata yang bersih dan tertata rapi. Kami berharap supaya pemerintah lebih memerhatikan lagi tempat-tempat wisata yang ada, mulai dari kebersihan tempatnya, pembangunan infrastruktur, dan sebagainya. Disamping itu, masyarakat juga harus merawat dan menjaga tempat-tempat wisata yang ada. Selain itu, pemerintah juga harus membenahi transportasi umum, agar masyarakat lebih nyaman ketika menggunakan transportasi umum.

Kami juga berharap kepada seluruh masyarakat untuk saling menghormati agama dan kepercayaan masing-masing, karena itu hal terpenting. Dan  kita tidak boleh menjelek-jelekkan dan merendahkan agama yang lain.

DAFTAR PUSTAKA
Dewi Anggraini, Anita, dkk. 2013. Bahasa Indonesia: untuk SMA/MA dan SMK/MAK Kelas XI  Semester 2 Mata Pelajaran Wajib. Klaten: Viva Pakarindo.
Sumber lain:
http://yadi82.blogspot.com
http://id.wikipedia.org/wiki/Assalamualaikum_Beijing
http://sc-blog.com/contoh-kata-pengantar-makalah-bahasa-indonesia/
http://rohmatullahh.blogspot.com/2013/11/kumpulan-contoh-kata-pengantar.html

Demikianlah makalah tentang mengulas film "Assalamualaikum Beijing". Semoga bisa membantu kawan-kawan memahami apa itu teks ulasan dan mengulas sebuah karya. Bila ada kekurangan dan kekeliruan dalam makalah ini, saya mohon maaf.



 


Subscribe to receive free email updates: