Perbandingan Perang Dunia I, dan Perang Dunia II


Perbandingan Perang Dunia I, dan Perang Dunia II

Foto airspacemag

Dibalik sebuah peperangan pasti ada sebab yang menyebabkan peperangan itu terjadi baik secara umum maupun khusus, begitu pula dengan perang dunia ke-I dan perang dunia ke-II, selain itu diperlukan strategi khusus untuk memenangkan sebuah peperangan, namun karena peperangan itu sendiri banyak menelan korban jiwa, maka diperlukan konferensi dan perjanjijan-perjanjian untuk mengakhiri peperangan.

Perang Dunia I


Sebab-Sebab Umum Terjadinya Perang Dunia I


a. Pertentangan antara Negara di Eropa.
  • Jerman dan Inggris bersaing memperebutkan daerah jajahan, armada laut, dan tempat pemasaran industri.
  • Pertentangan Jerman dengan Perancis yang dilatar belakangi keinginan Perancis membalas kekalahannya dalam perang ditahun 1871.
  • Jerman dan Rusia bertikai karena Rusia menganggap Jerman telah menjadi penghambat dalam menguasai pelabuhan-pelabuhan di Laut Tengah.
  • Pertentangan Austria-Hongaria dengan Rusia memperebutkan daerah Balkan.
  • Turki dan Rusia berebut pelabuhan-pelabuhan di Balkan. Politik Air Hangat Rusia yang bertujuan memperoleh pelabuhan-pelabuhan laut yang pada musim dingin tidak beku selalu dihalangi Turki.
  • Pertikaian Bulgaria dengan Serbia yang diawali tuntutan Bulgaria agar Serbia mengembalikan daerah yang direbutnya dalam perang tahun 1913.
  • Pertentangan Austria-Hongaria dan Serbia memperebutkan wilayah Bosnia Herzegovina.

b. Politik Mencari Kawan (Politik Aliansi)
  • Triple Alliantie yang terdiri dari Jerman dan Austria, Hongaria dan Italia berdiri tahun 1882
  • Triple Entente yang terdiri dari Perancis, Rusia dan Inggris berdiri tahun 1907.

c. Perlombaan Senjata
  • Berbagai negara berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitas persenjataan karena kecurigaan adanya serangan dari luar, seperti senapan, pistol, artileri, tank, pesawat tempur dan gas kimia.

Sebab Khusus Terjadinya Perang Dunia I


Terjadinya insiden Sarajevo, yaitu terbunuhnya putra mahkota Austria Frans Ferdinand di Sarajevo (ibu kota Bosnia) oleh anggota Serbia Raya Gavrilo Principe tanggal 28 Juni 1914.

Kemudian Austria mengeluarkanultimatum kepada Serbia agar menyerahkanpembunuhnya dalam waktu dekat, tapi ultimatum itu tidak dihiraukanoleh Serbia. Akibatnya Austria mengumumkan perang terhadap Serbia pada tanggal 28 Juli 1914. Pada tanggal 1 Agustus 1914 sekutu Austria yaitu Jerman menyatakanperang terhadap Rusia dan tanggal 4 Agustus 1914 Jerman menyatakan perang terhadap Perancis dan Inggris, dalam waktu singkat perang meluas keseluruh Eropa.

Strategi Perang dunia I


a. Perang parit

Perang parit ialah perang yang kedua kubu bertempur pada posisi bertahan atau salah satu maju menyerang. Perang ini terkenal saat Perang Dunia I yang berlangsung antara tahun 1914 hingga 1918.

Taktik perang

Perang ini lebih condong ke arah defensif. Ini disebabkan mereka yang membangun pertahanan berupa galian tanah yang memanjang dan paralel, dan memasang barikadeberupa kawat yang dipasang pada garis depan. Dari dalam parit mereka menembaki musuh yang mendekat dengan senapan, pistol, melempar granat, dan dibantu senapan mesin. Jika musuh sudah memasuki parit, mereka bertarung jarak dekat dengan bayonet, atau sekop yang ditajamkan ujungnya.

Perang ini sungguh perang yang memulai era baru persenjataan, yaitu ditemukannya pistol mitraliur yang efektif pada jarak dekat. Dan ditemukannya tank yang tahan tembakan peluru senapan.

Teknologi persenjataan Perang Dunia I


Inilah wujud senjata terbesar di dunia yang digunakan pada perang dunia pertama. Meriam Tangan Bangsa Cina Meski mereka tidak sadar pernah memiliki yang terbesar, bangsa Cina terbukti benar-benar menjadi pembuat yg pertama. Dengan berbagai alasan, pada akhirnya mereka berhenti menggunakannya, terutama karena disamping musuh mereka yg ketakutan, mereka seringkali malah kadang meledakkan diri mereka sendiri.

Orang-orang Eropa sungguh-sungguh mengambil ide dari silinder metal yg tebal, pasokan mesiu, dan kejutan nakal untuk menembakkannya ke pihak yang tidak mereka sukai. Awal-awal meriam-meriam pertama mereka adalah mortir-mortir sederhana: sebongkah besi berbentuk lonceng (karena pembuat lonceng adalah pembuat meriam pertama). Mereka juga seringkali meledakkan dirinya sendiri, tapi tidak seperti bangsa China, mereka cuek saja, yang penting hasilnya setimpal, dan selama masih ada yg mau menyulut sumbunya.
  • Senjata pertama yang benar-benar super 
Senjata pertama yg benar-benar "super" digunakan manusia adalah bombard dari bangsa Turki Agung, yang juga dijuluki Dardanelles Gun, Senjata Kerajaan, Meriam bangsa Hongaria. Dibuat tahun 1453 di Hongaria dan digunakan bangsa Turki untuk merebut Konstantinopel, mereka membuat shock pembuatnya dengan tidak disangka melakukan apa yg mereka telah rencanakan: mengirim 1500 pound bola granit ke siapa saja dimana moncong meriam ini diarahkan.
  • Monster sombong milik Tsar
Tidak pernah ingin dikalahkan, bangsa Rusia menyombongkan dirinya dengan apa yg disebut Pemusnah Pasti Musuh. Pura-pura dirakit tahun 1585, meriam Tsar sebuah monster dengan mulut lebarnya didesain untuk melontarkan 800 pound peluru ke musuh mereka.
Tsar ini sendiri tidak pernah menembakkan peluru meriam, tapi tidak pernah menghentikan militer Rusia untuk membangga-banggakan betapa besarnya senjata ini hingga orang-orang bosan mendengarnya. Meriam raksasa lainnya: Mons Meg, buatan tahun 1449 and benar-benar ditembakkan selama 200 tahun - saat ini ditempatkan di Kastil Edinburgh, Skotlandia.
  • Trench horror upgrade Big Bertha
Dikatakan perang dunia pertama adalah benar-benar perang moderen pertama. Gas racun, tank-tank, pertempuran udara, senjata mesin - sepertinya mereka dengan gembira berksperimen pada tahun-tahun horror itu. Tapi tetap saja senjata-senjata klasik masih digunakan, silinder metal tebal tua yg tetap standby, mesiu, dan kejutan nakal, tidak pernah ketinggalan. Tapi sejak perang moderen ini, meriam klasik diupgrade menjadi lebih besar sangat besar.


Ganjil rasanya moster pembunuh diberi nama dengan nama perempuan, tapi engineer Krup yg romantis melakukannya: botol sampanye senjata kaliber 17-inch, mereka membaptisnya dengan nama anak perempuan boss-nya. Big Bertha, atau lebih tepat "Fat Bertha" mulai dimiliki militer Jerman, digunakan di Belgia di Liege, Namur, dan Antwrep, dan juga digunakan di Maubeuge, Perancis dengan ukuran yang benar-benar besar. Tapi itu belum cukup. Betul Bertha memiliki ukuran yg luar biasa, tapi apa yang Jerman inginkan adalah sesuatu yg benar-benar menggetarkan - terutama sejak Amerika yg sombong mulai memainkan perannya.
  • Long Max mengikuti Big Bertha
Mencari sesuatu yg mereka bisa perkuat di Front Utara untuk membuat mereka terlihat lebih besar, mereka melirik laut dan mulai melakukan ide transplantasi daripada mengembangkannya. Supaya tidak ribet, Long Max dibuat sebagai senjata untuk angkatan lautnya, terbesar yg Jerman pernah miliki.
Tidak lama, senjata ini digunakan di darat. Di medan pertempuran senjata ini menunjukkan giginya dengan menembakkan 1600 pound peluru hingga jarak 30 mil! (Perbandingan senjata kaliber 30,5 cm/50 dan 38 cm/45). Senjata ini masih hasil transplantasi senjata di laut, dan kadang-kadang dijuluki senjata terror yang pertama.
Meski membutuhkan pemeliharaan ekstra dan tidak menghasilkan daya destruktif besar, tapi tetap saja membuat takut, apalagi senjata ini mampu mengirim pelornya hingga sejauh 80 mil! Ini adalah moster buat Jerman - dipasang di kereta khusus, bunyinya sangat keras sampai-sampai pada waktu yg bersamaan artileri biasa juga ditembakkan untuk meredam gemuruh penembakannya. Catatan Lain: Konsep meriam elektrik yg menarik (tanpa mesiu) di tahun 1932


Jalannya Perang Dunia I


Dalam kurun waktu yang amat singkat, hasutan setelah peristiwa ini menyeret seluruh benua Eropa ke dalam kancah peperangan. Pada 1914 Austria-Hungary perang melawan Serbia, Rusia memobilisasi senjata pada Serbia pada bulan pertama dan Jerman berusaha menghentikan Rusia, tetapi jawaban Rusia ternyata mengangkat senjata melawan Jerman. Jerman pada bulan pertama perang telah berjabat tangan dengan Khilafah Islamiah Usmani Turki namun Khilafah Islamiah Usmani Turki belum bertindak banyak. Gerak-gerik Jerman ini menjadikan Prancis pada Agustus 1914 ikut serta membantu Rusia melawan Jerman. Jerman akhirnya mengembangkan Belgia sebagai basis pertahanan dari gempuran Rusia dan Prancis namun ternyata Inggris merasa terlangkahi Jerman dan Ikut menggempur Jerman.

Negara yang terlibat dalam Perang Dunia I


Hampir semua negara yang ada di Eropa terlibat Perang Dunia I. Pihak-pihak yang terlibat dalam Perang Dunia I adalah:
  • Pihak Sentral (blok Jerman) yang terdiri atas 4 negara, yaitu Jerman, Turki, Bulgaria, Austria-Hongaria.
  • Pihak Sekutu (blok Perancis) yang terdiri atas 23 negara yang antara lain: Perancis, Rusia, Inggris, Italia, Amerika Serikat, Serbia, Belgia, Rumania, Yunani, Portugal, Jepang.

Pada mulanya Italia bersikap netral, namun tahun 1915 mengumumkan perang terhadap Austria. Begitu pula Amerika Serikat pada mulanya bersikap netral, namun pada tahun 1917 mengumumkan perang terhadap Jerman, karena Jerman melakukan perang laut tak terbatas, yang mengakibatkan kapal dagang AS ikut tenggelam.


Akhir Perang dunia I


Perang Dunia I diakhiri dengan kemenangan Blok Sekutu dan kekalahan Blok Sentral. Penyelesaian Perang Dunia I dilakukan dengan mengadakan perjanjian-perjanjian perdamaian yang diantaranya sebagai berikut:

Perjanjian Versailles. Perjanjian ini dilakukan pada tanggal 28 Juni 1918. Isi perjanjian dari Versailles antara lain:

1) Jerman menyerahkan Elzas-Lotharingen kepada Perancis dan Eupen-Malmedy kepadaBelgia.

2) Danzig dan sekitarnya menjadi kota merdek di bawah LBB.

3) Jerman kehilangan ssemua daerah jajahannya dan diserahkan kepada Inggris. Perancis, dan Jepang.

4) Jerman membayara ganti kerugian perang sebesar 132 milyar mark emas kepada sekutu.

5) Angkatan perang Jerman diperkecil (maksimal 100.000 tentara).

6) Kapal-kapal dagang Jerman diserahkan kepada Inggris sebagai ganti kerugian perang.

7) Daerah Jerman sebelah barat sungai Rhein diduduki sekutu sebagai jaminan, selama lima belas tahun.

Perjanjian Saint Germain. Perjanjian ini ditandatangani pada tanggal 10 November 1919. Perjanjian ini untuk menyelesaikan permasalahan antara Sekutu dan Austria. Isi dari perjanjian Saint Germain,

1) Austria mengakui kemerdekaan Hongaria, Cekoslovakia, dan Polandia.

2) Austria kehilangan Tyrol, Istrie, dan sebagian Sudenten.

3) Diadakan demiliterisasi di Austria.

4) Serbia ditambah Montenegro dan beberapa daerah Austria di Balkan menjadi daerah Yugoslavia.

Perjanjian D. Neuilly Perjanjian ini dilakukan pada tanggal 27 November 1919. perjanjian ini dilakukan oleh Sekutu dan Bulgaria. Isi perjanjian ini adalah bahwa Bulgaria menyerahkan daerah pantai Aegia kepada Yunani.

Perjanjian Sevres. Perjanjian Sevres dilakukan pada tanggal 20 agustus 1920. Negara yang berperan dalam perjanjian ini adalah Sekutu dan Turki. Isi perjanjian adalah

1) Daerah Turki diperkecil, sehingga tinggal Konstantinopel dan sekitarnya.

2) Daerah yang penduduknya bukan orang Turki harus dilepaskan.

3) Smyrna dan Thracia diduduki oleh Yunani.

4) Dardanella, Laut Marmora, dan selat Bosporus harus dibuka untuk semua kapal dari semua bangsa.

5) Armenia dan Kurdi diberi status merdeka.


Perang Dunia II


Sebab Umum Terjadinya Perang Dunia II

  • Politik balas dendam (Refansi Idea)
    Konflik faham (pertentangan ideologi) 
  • Munculnya Politik Ekspansi (penguasaan Negara lain).
  • Kegagalan LBB dalam menciptakan perdamaian dunia.
  • Perlombaan senjata canggih
  • Politik aliansi (mencari sekutu)
  1. Blok Fasis : Negara Italia, Jerman, Jepang
  2. Blok Sekutu terdiri dari 2 blok :
Blok Demokrasi : Negara Perancis, Inggris, Amerika Serikat dan Belanda.
Blok Komunis : Negara Uni Sovyet, Polandia, Hongaria, Bulgaria, Yugoslavia, Rumania, dan Cekoslowakia.

Sebab Khusus Terjadinya Perang Dunia II

  • Bagi Eropa serangan kilat Jerman terhadap Polandia tanggal 1 September 1939.
  • Bagi Pasifik dan Amerika Serikat : serbuan Jepang terhadap pangkalan armada angkatan laut Amerika Serikat di Pearl Harbour (Hawai) tanggal 7 Desember 1941.


Strategi Perang Dunia II


a. Blitzkrieg (Jerman)

Blitzkrieg adalah sebuah metode perang kilat dengan menggunakan pasukan bermotor (Panzer, Infantri mekanik, dan kavaleri) sebagai tulang punggung sebuah serangan. Di samping itu, koordinasi juga dilakukan dengan pasukan udara sehingga sebuah pukulan serangan dapat dilakukan dengan begitu efektif dan mematikan. Blitzkrieg, merupakan strategi perang kilat ("perang cepat") yang dilakukan oleh Jerman saat Perang Dunia II. Saat itu Jerman dipimpin oleh Adolf Hitler bersamaan dengan Nazi berhasil menguasai sebagian wilayah Eropa dengan menggunakan strategi ini. Cara berperang ini terbukti efektif dengan berhasil dikuasainya Polandia dan Perancis oleh Jerman pada Perang Dunia II. Kata Blitzkrieg berasal dari dua kata Blitz yang berarti kilat, dan Krieg yang berarti perang, kedua kata tersebut berasal dari bahasa Jerman. Blitzkrieg mempunyai banyak sekali keunggulan dimana salah satunya adalah efektivitas serangan yang membuat tenaga manusia tidak terhambur sia-sia. Namun, strategi ini sangat mengandalkan unsur suprise atau dadakan. Ketika informasi, meskipun hanya sedikit saja bocor ke pihak lawan, maka Blitzkrieg akan menjadi sebuah serangan bunuh diri, seperti yang terjadi pada pertempuran Kursk tahun 1943.



b. Great Patriotic Warfare/Human Wave Doctrine (Uni Soviet)

Babakan awal menjadi waktu yang begitu menggenaskan bagi Soviet, satu setengah juta pasukannya menjadi tawanan dan lebih banyak lagi yang tewas. Untuk mengatasi situasi yang genting tersebut, Soviet membuat strategi Great Patriotic Warfare atau yang lebih diasosiasikan dengan Human Wave Doctrine.

Pertempuran Stalingrad, pertempuran terbesar sepanjang sejarah dimana tiga ratus prajurit Jerman dan sekitar dua juta pasukan Soviet tewas ‘hanya’ di satu kota. Di sana, Soviet merekrut para pemuda bahkan hingga pedalaman Pegunungan Ural. Pemuda-pemuda ini diterjunkan ke peperangan dengan pelatihan yang sangat minim, peralatan mereka jauh lebih minim lagi. Dua orang prajurit hanya diberi sepucuk senapan, ketika seorang yang membawa senapan tewas tertembak, diharapkan orang yang ada di belakangnya akan mengambil senapan dan menembak lawan.

Setelah kehancuran Red Army di akhir tahun 1941, Uni Soviet memang sangat kekurangan peralatan perang. Namun dengan _egara kerja paksa dan pemindahan _egara_y besar-besaran, akhirnya Uni Soviet mampu menyusun kekuatannya kembali. Tahun 1942 merupakan tahun yang krusial bagi Soviet, karena mereka diharuskan mampu melakukan regenerasi angkatan bersenjatanya yang telah porak-poranda. Kementrian pertahanan memutuskan untuk merekrut sebanyak-banyaknya tenaga manusia untuk angkatan bersenjata. Meskipun mereka harus berangkat perang tanpa peralatan yang memadahi dan perbekalan minim.

c. Fire Power Focus (Inggris)

Orang Inggris terkenal kolot, kaku, dan berhati-hati. Sifat mereka ini begitu kentara ketika perang sedang berkecamuk. Jendral Montgomery ketika melawan Rommel di Afrika Utara memilih untuk menahan serangan, bahkan mundur jika perlu, sekedar untuk menanti peralatan perang mereka lebih dari cukup untuk memukul mundur lawan. Ketika ia telah mempunyai lebih dari 600 pucuk meriam artileri dan sekitar 500 tank, Jendral yang terkenal menjadi singa padang pasir itu barulah melakukan pergerakan.

Montgomery memilih untuk maju setindak demi setindak dalam menghadapi Jerman. Mereka berfikir bahwa lebih baik mengorbankan _egara_y daripada menghamburkan sumber daya manusia. Dan memang, jika dibandingkan dengan _egara lain yang terlibat aktif Perang Dunia 2, Inggris adalah _egara yang paling sedikit korbannya.

Montgomery berpikir nyaris seperti para Jendral Perang Dunia I. Ia membombardir terlebih dahulu garis pertahanan Jerman sebelum serangan dilakukan, kemudin melakukan serangan secara frontal dengan menggunakan tank dan _egara_y yang berkedudukan saling support. Cara seperti ini memang mahal dalam biaya, namun hal itu sangat efektif untuk meminimalisir korban.

d. Carpet Bombing (USA)

Carpet Bombing adalah metode pemboman secara _egara dan besar-besaran pada suatu target. Satu serangan dapat melibatkan 100-300 pembom sekaligus, atau lebih. Bom yang turun dari pesawat-pesawat itu meluluh lantakan tanak sehingga hampir tidak dapat lagi dikenali keasliannya. Seakan-akan sebuah karpet diturunkan dari langit, menutupi tanah yang sebelumnya penuh dengan kehidupan.

Strategi Carpet Bombing ini sebenarnya kejam, namun tidak dipungkiri bahwa strategi inilah yang telah mempercepat jalannya Perang Dunia ke 2 dalam hitungan tahun. Di samping itu, korban jatuh (dari pihak kawan) dapat diminimalisir sekecil mungkin. Jumlah korban pemboman ini walaupun sebenarnya dapat diakses oleh _egara, akan tetapi tidak pernah naik ke permukaan. Jerman dan Jepang adalah dua _egara yang paling menderita hasil dari Carpet Bombing, jumlah korban di kedua _egara ini mencapai angka jutaan orang.

e. Kamikaze (Jepang)

Kamikaze atau Kami-Kaze atau Gami-Kaze mempunyai arti Angin Dewa. Idenya sederhana, meletakan cukup peledak di dalam sebuah pesawat dan kemudian menyuruh seorang pilot untuk menabrakannya ke badan kapal lawan.

Teknologi Persenjataan Perang Dunia II




Perkembangan Iptek Pada Masa Perang Dunia II Pada abad ke 20, banyak bermunculan inovasi baru yang telah mengubah kehidupan peradaban umat manusia. Salah satu aspek inovasi iptek yang menonjol tampaknya tidak dapat dipisahkan dari rentang tahun 1900 hingga 1945, di tandai dengan munculnya perang dunia. Yang berupa: pesawat terbang roket, eksplorasi antariksa tenaga atom.

Penggunaan tank pada perang dunia II menunjukkan tanda-tanda yang sama sebagai tanggapan dari rangsangan kebutuhan militer yang mendesak. Evolusi pesawat terbangpun menjadi prioritas tersendiri sebagai media efektiv untuk melakukan peperangan di udara.

Pengembangkan roket yang mampu membawa hulu ledak ratusan mil jauhnya oleh sekelompok orang ahli dari Jerman dan Rumania pada tahun 1930-an yang berbahan bakar gas cair pada tahun 1926. Penciptaan roket v-2 yang memiliki panjang 40 kaki, dan mampu mencapai daya jangkau ketinggian lebih dari 100mil dengan bahan bakar campuran alkohol dan cairan oksigen di Uni Soviet dan Amerika Serikat.

penggunaan atom sebagai senjata pemusnahan massal. Untuk meksanakan uji coba bom atom dibentuklah Skuadron 393 oleh Paul Tibbets. Uji coba atom tersebut semula di ragukan akan berhasil, namun dalam kenyataannya justru menghasilkan daya ledak yang dahsyat.

Hasil penemuan di bidang nuklir mendorong kekuatan-kekuatan internasional yang saling bertentangan pada waktu itu untuk menggunakannya sebagai senjata. Kekuatan yang di maksud adalah fasisme versus demokrasi. Fasisme di atas pimpinan Jerman yang di komandani oleh Adolf Hitler dan demokrasi di ats pimpinan Amerika Serikat yang di komandani oleh F.D Roosevelt.

Jalannya Perang Dunia II


Negara – negara yang terlibat dalam Perang Dunia II juga tidak jauh berbeda dengan perang Dunia I. Perang Dunia II dapat dikatakan merupakan ajang balas dendam bagi negara – negara yang kalah dalam PD I. negara – negara yang terlibat beragai dalam blok Sentral dan Blok Sekutu.


Secara Umum Perang Dunia II dibagi dalam 3 tahapan berikut.


a. Tahapan pertama, blok Sentral melakukan ofensif dengan tatik serangan kilat.

b. Tahapan kedua, merupakan titik balik. Blok Sentral bersifat defensive (bertahan) sedangkan blok Sekutu lebih banyak melakukan serangan.

c. Tahapan ketiga, blok Sekutu mulai mencapai kemenangan.



Pada awalnya Amerika Serikat bersikap netral. Akan tetapi setelah terjadi peristiwa Pearl Harbour tanggal 7 Desember 1941, AS menyatakan perang kepada Jepang. Sekutu membentuk komando gabungan yang dipimpin Jenderal Dwight Eisenhower. Pada tanggal 6 Juni 1944 terjadi pertempuran antara Sekutu dan Jerman di Normandia. Jerman dapat dipukul mundur.


Negara yang Terlibat Perang Dunia II


Berikut ini negara – negara yang terlibat dalam Perang Dunia II.

a. Blok Sentral yaitu Jerman, Italia, Jepang, Australia, Rumania dan Finlandia.

b. Blok Sekutu yaitu Inggris, Prancis, Rusia, RRC, Amerika Serikat, Austria dan Polandia.

Akhir Perang Dunia II


Berbagai perjanjian perdamaian yang pernah diakukan di antaranya :

1. Konferensi Potsdam 2 agustus 1945 antara Jerman dengan Sekutu

2. Perjanjian perdamaian Sekutu dengan perjanjian perdamaian sekutu dengan Jepang (1945 di Jepang)

3. Perjanjian perdamaian Sekutu dengan perjanjian perdamaian sekutu dengan Italia (1945 di Paris)

4. perjanjian perdamaian sekutu dengan Austria (1945 di Austria)

5. Perjanjian perdamaian Sekutu dengan Hongaria, Burgaria, Rumania, Finlandia ditentukan di Paris tahun 1945

Sedangkan konferensi-konferensi yang diselenggrakan selama Perang Dunia II baik mengenai siasat Perang maupun perdamaian dunia antara lain :

1. Konferensi Atlantik (14 Agustus 1941)

2. Konferensi Casablanca (Januari 1943)

3. Konferensi Moskow (Oktober 1943)

4. Konferensi Kairo (November 1943)

5. Konferensi Teheran (Desember 1943)

6. Konferensi Yalta (Februari 1945)

7. Konferensi Postdam (2 Agustus 1945)




                                                                 Daftar Pustaka                                       
http://febrylacox.blogspot.com/2012/09/perang-dunia-1-dan-2.html
https://munikasulistiawati.wordpress.com/2013/02/04/perang-dunia-1-dan-2-lengkap/
https://www.facebook.com/aiswawa/posts/244688438972881
http://www.unikbaca.com/2012/10/senjata-terbesar-di-dunia-pada-perang.html#ixzz3Q0Tvye1g
https://historia66.wordpress.com/tag/perang-dunia-i/
http://riandonok.blogspot.com/2013/02/negara-yang-terlibat-dalam-perang-dunia.html
http://gamapenta.blogspot.com/2012/03/kesimpulan-dan-jalannya-perang-dunia-1.html
http://alqorinaprafitadanty.blogspot.com/2013/01/perang-dunia-1.html
http://thebestofeducation.blogspot.com/2012/12/rangkuman-perang-dunia-ke-1.html
http://www.slideshare.net/aurynchan11/perkembangan-iptek-pada-masa-perang-dunia-ii


Begitulah perbandingan perang dunia I dan perang dunia II, mulai dari sebab umum dan sebab khusus terjadinya perang dunia I dan perang dunia II, strategi perang, negara-negara yang terlibat, teknologi senjata yang digunakan, sampai konferensi dan perjanjian-perjanjian untuk mengakhiri peperangan. Semoga dengan adanya artikel ini, bisa menjadi salah satu dari referensi dalam mempelajari perang dunia I dan II.



Subscribe to receive free email updates: